Langsung ke konten utama

HIGHLANDER



Jika foto ini mengingatkan Anda pada Highlander, Anda tidak salah. Hari-hari saya berjumpa dengannya memang Ia sedang mengembara di pegunungan tinggi, mempertahankan diri dari sergapan alam yang buas. Meski tidak sekejam Kurgan yang ingin memenggal kepalanya dan mengancam keabadiannya, setidaknya udara dingin mampu membekukan sumsum tulang. Dan Anda lihat, ia makan seperti gelandangan kelaparan, menunjukkan tingkat kehidupan yang sangat rendah, hampir-hampir saja seperti ia terkalahkan terpancung oleh Kurgan. Dalam versi ini, Highlander memang makan nasi bungkus dan pake tangan (jw = muluk). Lalu kemana jurus pedangnya? hiaaatttttt........







Tapi kalau Ia adalah Highlander, maka saya pastilah Timur Khan yang kekuasaannya melingkupi daratan yang sangat luas. Sayang, Timur Khan kali ini tampak terlalu lembut dan terlalu sering nyengir. Atau lebih tampak seperti tentara nipon yan?












Dan ini pastilah The Rock, sedikit pitingan, hempasan dan himpitannya akan membuat Anda kehilangan nafas.
















Dan ini adalah Noora dari komik the 99 dari Uni Emirat Arab. Atau Widah The loving dari Philipine ya?

















Tapi dari semuanya dia sebenarnya yang memimpin Tim ini, Chun Li dari karakter street fighters. Chun Li tak hanya sekedar petarung namun juga salah satu wanita paling berpengaruh di dunia video game. Yang jelas, semuanya bisa jadi lebih murah, gratis kalau perlu...












Dan ini (mungkin) adalah Tin Tin (mirip gak ya?), tokoh eponymous protagonist karya Herge komikus Belgia. Ia adalah reporter, traveller, dan pandai memecahkan berbagai misteri laiknya detektif.














Dan ini adalah istana kami, sayang kuncinya ketinggalan lupa nggak pinjem ...

Dengan senjata laser untuk musuh-musuh terutama yang berasal dari luar angkasa.....



Dan tentu saja iklan supaya tetapi mampu bertahan dalam dunia yang semakin mahal ....



Dan kami semua adalah .......
HIGHLANDERS ......

ceritanya entar lagi yah, sumpah pinggang masih sakit dan memerlukan perjuangan kelas superhero untuk sekedar menuliskan ini....
HIYAATTTTT.....

Oya, gambarnya cuma dari kamera HP OPPO FIND PIANO R8113. Cukup bagus yah, ini HP resmi kampanyenya Jokowi,.. "aku ora oppo-oppo" seperti sudah banyak dirilis media, hehehe...

Komentar

  1. Pak nug sumber bacaannya banyak banget. Saya cuma tahu the rock dan tin tin nya saja :D

    BalasHapus
  2. Pak nug sumber bacaannya banyak banget. Saya cuma tahu the rock dan tin tin nya saja :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wakakaka, pura-pura saja, meminta sedikit kesaktian dari Mbah Google

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Optimizing Self - Finding Self

THE TRUE ME Bagian terbaik hidup kita terlewatkan dengan ucapan,”masih terlalu awal” dan kemudian, “sudah terlambat”. Plaubert Alkisah di kerajaan binatang, setelah selesai bersekolah di hutan seberang pulau seekor simpanse besar merasa tidak puas dengan kehidupan mereka.   Menurutnya rakyat di kerajaannya terlalu dimanja oleh alam hutan tempat mereka tinggal selama beribu generasi.   Hal ini membuat warganya kehilangan gairah untuk mengembangkan diri dan masyarakat mereka.   Kegelisahan tersebut membuat simpanse besar itu meneriakkan “revolusi kehidupan” yang mengajak semua warga kerajaan binatang melakukan perombakan besar atas peri kehidupan mereka, maksudnya agar kehidupan mereka menjadi lebih dinamis.   Teriakan gundah simpanse besar ini ternyata mendapat sambutan dari masyarakat kerajaan terutama kaum muda.   Seekor kambing muda yang terinspirasi berat oleh semangat pengembangan diri habis-habisan ini kemudian merencanakan perombakan drastis...

Optimizing Self - Enjoying Self

THE HAPPY ME Tidak mungkin ada masalah di minggu depan, soalnya jadwal saya saat itu penuh. Henry Kissinger Gotami seorang ibu muda, mempunyai seorang anak tunggal yang telah diidam-idamkannya. Anak itu sekarang sudah berusia dua tahun dan sedang lucu-lucunya. Pada suatu hari, anak itu sakit dan tak lama kemudian meninggal dunia. Dapat dibayangkan betapa sedihnya hati Gotami, sang ibu. Ia membawa jenazah anaknya ke mana-mana mendatangi para maharesi yang cerdik pandai, untuk meminta anaknya dihidupkan kembali. Dengan sendirinya tak ada diantara resi-resi itu yang sanggup melakukannya, selain seorang maharesi yang paling tua dan paling bijaksana. Resi tua itu menyanggupi untuk menghidupkan kembali anak Gotami asal Gotami berhasil membawa sejenis bumbu dapur yang berasal dari sebuah rumah tangga yang sama sekali belum pernah kematian anggota keluarganya. Ternyata Gotami tak berhasil memperoleh obat penawar itu, karena setiap rumah yang ia kunjungi telah mengalami penderi...